Secangkir Kopi

Teman minum yang sangat nikmat yang dapat dihasilkan dari biji kopi dari perkebunan

Chocolate Cake

Buah ceri merah hasil dari kebun mempercantik cake

Pancake

Strawberry manis dari kebun.

Olahan Kentang

Hasil hasil dari pertanian diolah menjadi makanan yang menggugah selera

Secangkir Teh

Teman setia untuk menentramkan jiwa

2013-09-19

MINA PADI BUDIDAYA IKAN BERSAMA PADI


PENDAHULUAN.
Mina padi adalah suatu usaha memelihara ikan di sawah bersama-sama dengan tananam padi.  sehingga mina padi merupakan usaha intensifikasi pertanian, karena pada petak sawah yang sama yaitu  usaha tani pada satu tempat dapat ditingkatkan hasilnya yasng berupa padi dan ikan sekaligus.
Apalagi bila pada pematang atau galengan sawah itu  ditanami sayuran, tentu akan lebih menguntungkan lagi, sebab kita dapat memungut tiga macam sekaligus yaitu hasil padi, ikan dan sayuran dalam satu musim.  Maka dari itu  perlulah kiranya usaha mina padi dan tanaman sayuran di pematang sawah ini dikembangkan.

PERSYARATAN SAWAH YANG BAIK UNTUK MINA PADI
·        Mina padi baik dilaksanakan disawah dengan  pengairan yang lancar sepanjang waktu pemeliharaan ikan.
·        Sawah harus subur, tidak poreus dan bebas banjir
·        Merupakan komplek yang luas misalnya minimum 1 Ha, hal ini untuk mempermudah  pengawasan  serta pemeliharaan bersama, serta  mengurangi intensitas serangan hama penyakit.
·        Letak sawah melandai agar pengaturan air nya mudah
·        Sebaiknya letak sawah dekat dari perkampungan agar pengawasan dapat lebih terjamin.
PERSIAPAN PELAKSANAAN.
Ø Dalam bertanam padi, laksanakanlah  teknik sapta usaha tani dengan baik
Ø Persiapan untuk pemeliharaan ikan;
§  Pematang sawah dibuat lebih kuat dan bebas dari kebocoran. Tinggi pematang paling tidak 25 cm, lebar dasar pematang 50 cm, dan lebar bagian atas 25 cm
§  Pasanglah potongan bambu untuk pintu pemasukan dan pintu pengeluaran air  pada petakan sawah. Pintu air harus  diberi saringan  agar ikan-ikan  tidak dapat keluar atau melarikan diri
§   Buatlah saluran pada petakan sawah, saluran dapat dibuat  mengelilingi petakan sawah, melintang  atau membujur petakan sawah
Lebar saluran air  40-60 cm  dan dalamnya 3-40 cm. pada salah satu ujung saluran  dibuat kolam kecil untuk  mempermudah penangkapan ikan.
Ø Tanam padi
§  Sebarkan pupuk dasar sehari sebelum tanam padi
§  Tanamlah dengan larikan yang rapi setelah bibt padi berumur 3 minggu



Ø Tanaman Sayuran
§  Kacang panjang ditanam di pematang  sawah dengan jarak tanam 40-50 cm dan setiap lubang tanam di isi 3 biji kacang. Bila tanaman kacang panjang telah  menjalar, buatkanlah lanjaran  setinggi 1,5 meter dan dilengkapi dua baris tali  memanjang yang menghubungkan lanjaran  satu dengan lanjaran lainnya.

PENEBARAN BENIH IKAN
·        Jenis-jenis ikan yang dapat dipelihara disawah antara lain, ikan mas, ikan Tawes, ikan nila, karper serta ikan mujair.
·        Penebaran benih ikan dilakukan pada waktu  pagi hari.
ü Usaha pendederan benih ikan.
o   Penebaran terdiri atas benih ikan kebul ukuran 1-3 cm dipelihara sampai menjadi benih putihan ukuran 3-6 cm, atau ngaramo ukuran 5-8 cm. Padat penebaran 40-60 ribu ekor per hektar.
o   Bersamaan dengan penebaran benih kebul ini, juga ditebarkan benih putihan sebanyak 2000 - 3000 ekor/hektar. Untuk membantu ikan-ikan kecil dalam menggali atau mencari makanan.
o   Dalam satu musim tanam padi, dapat dilakukan dua kali usaha pendederan benih ikan. Pertama Penebaran dilakukan 6 hari  setelah padi ditanam, dan dipanen  pada saat penyiangan pertama. Yang kedua Penebaran dilakukan 3-4 hari setelah penyiangan pertamaa,  dan dipanen pada saat penyiangan kedua.

ü Usahya memperoleh ikan konsumsi
o   Penebaran ikan dilakukan  5-7 hari  setelah padi ditanam. Ukuran benih ikan 2-3 cm dengan padat penebaran +3000 ekor/hektar. Dalam pemeliharaan selama 90 hari, ikan telah mencapai berat  +60 gram/ekor
o   Penebaran ikan dilakukan setelah penyiangan kedua. Ukuran yang ditebarkan 5-8 cm dengan padat penebaran 1500-2000 ekor/ hektar. Dalam waktu pemeliharaan  selama 60 hari, ikan telah mencapai berat     + 40 gram/ekor
PEMELIHARAAN
Ø Selama pemeliharaan , air sawah harus  selalu dikontrol , jangan sampai berlebihan atau kekurangan.  Perhatikan adanya kebocoran pada pematang sawah.
Ø Pada penebaran ikan yang dilakukan  beberapa hari setelah padi ditanam. Pengaturan air disesuaikan dengan pertmbuhan tanaman. Mula-mula kedalaman air cukup 2 cm, kemudian setelah satu minggu  dinaikkan sedikit demi sedeikit  hingga mencapai kedalaman 5 cm.
Sedangkan pada penebaran yang dilakukan setelah penyiangan  pertama, sawah harus dikeringkaan  dahulu selama 3 hari, kemudian diairi sedalam 5 cm. Setelah seminggu  air dinaikkan hingga menjadi 10 cm
Ø Lakukanlah penyiangan dan pemupukan susulan pada tanaman padi.
Ø Agar ikan ikan tidak terganggu , maka penyiangan dilakukan  secara  bertahap. Tahap pertama penyiangan  pada petakan sawah bagian kiri saluran air, tahap berikutnya penyiangan pada  petakan sebelah kana saluran air. Dengan demikian  maka ikan-ikan  dapat berpindah ke air yang jernih.
Ø Untuk mencegah adanya serangan hama dan penyakit tanaman padi, maka dilakukan penyemprotan menggunakan obat obatan yang dianjurkan dengan dosis yang tepat, hal ini agar lebih aman, ikan-ikan ditampung dahulu ditempat penampungan dan setelah kurang lebih 10 hari baru dilepaskan  lagi kesawah.

HASIL DARI MINA  PADI
o   Kacang panjang sudah dapat dipetik hasilnya pada umur 40 hari setelah tanam hingga menjelang panen padi
o   Dalam satu musim tanam padi dapat memungut ikan  1-2 kali. Ikan tersebut untuk dikonsumsi atau berupa benih hasil usaha pendederan.
o   Menurut pengalaman, ternyata usaha mina padi tidak mengurangi  hasil padinya bahkan produksi padinya dapat meningkat 3-10 persen, karena dengan  mina padi maka akan diperoleh sebagai berikut;
-         Petani akan lebih rajin mengawasi usaha taninya
-         Kotoran ikan merupakan pupuk bagi tanaman padi
-         Ikan dalam mencari makanan  membolak balik lumpur sehingga dapat memperbaiki struktur tanah
-         Ikan karper atau ikan mas akan membantu memakan binatang-binatang kecil yang merupakan hama tanaman padi.
-          
PENUTUP
Tenyata menanam padi dengan penerapan sapta usaha tani, memelihara ikan bersama tanaman padi serta menanami galengan sawah dengan tanaman sayuran akan memberikan keuntungan ganda bagi petani, sehingga usaha mina padi ini perlu dikembangkan lebih lanjut guna meningkatkan tingkat kesejahteraan petani.
Demikian  teknologi  budidaya mina padi semoga dapat bermanfaat bagi yang memerlukannya (m.syah)

BUDIDAYA MELON DENGAN MULSA PLASTIK



Melon (Cucumis melo) berAsal dari spesies  tanaman merambat dari family Cucurbetaceae. Tanaman ini buka asli  Indonesia melainkan  datang dari berbagai negeri  seperti Taiwan, Amerika, Eropa, China dan juga Jepang. Sekitar tahun tujuh puluhan. Di Indonesia perkembangan  pertama kalinya di wilayah Jawa Barat  yaitu disekitar daerah Bogor. Sedangkan perkembangannya sekarang sudah  sampai Jawa Tengah, Jawa Timur dan bahkan sekarang sudah meluas keseluruh penjuru wilayah negeri kita Indonesia.
Dibanding semangka atau blewah tanaman melon lebih dekat kepada tanaman blewah. Melon merupakan buah-buahan yang rasanya manis, legit, aromanya harum. Tetapi ukuran buahnya dibanding blewah, buah melon rata-rata lebih kecil akan tetapi lebih sempurna  bulatnya dibanding dengan blewah. Sedangkan daging buah melon  lebih halus, lebih renyah. Banyak ragam jenis melon  seperti Sky Rocket dari Taiwan  yang akhir-akhir ini  paling laris di pasaran, Karena rasanya lebih manis, legit dan aroma buahnya lebih harum dan lebih segar dibandingkan dengan melon lainnya. Ada juga melon yang berasal dari  Amerika serat dari permukaan kulit buahnya yang lebih  kecil dan  lebih halus dibanding dengan jenis Sky Rocket. Sementara itu melon dari Denmark ada yang dikenal dengan Jenis Hales Best dan Honey Dew, Hales best daging buahnya berwarna merah. sedang Honey Dew warnanya kehijauan dan berkulit mulus. Buah melon selain dikonsumsi dalam bentuk  keadaan segar, juga  dapat dimanfaatkan  sebagai sirup, bahan campuran selai, campuran jus susu dan lainnya.
Tanaman melon menghendaki sinar matahari penuh dan hari yang panjang ternyata  cukup luwes  terhadap iklim suatu daerah, sebab walaupun ditanam  di daerah  yang tidak memenuhi  persyaratan yang diminta masih mau berbuah. Namun untuk  bertanam melon  tidak hanya menemukan tempat  yang subur, pH netral, akan tetapi harus  tahu tempat itu  bekas ditanami apa. Karena kita  tidak ingin  tanamannya  terkena musibah serangan hama dan penyakit, yang ditinggalkan oleh tanaman sebelumnya. Karena tanaman melon tergolong  tanaman manja dan gampang  sakit sakitan. kalau sudah terserang hama dan penyakit  yang ringan sekalipun, sudah bukan main sulit untuk dikendalikannya. Hal inI yang sering menyebabkan  produksi menurun secara drastis.

Penggunaan Mulsa Plastik HItam perak
Alternatif masukan teknologi yang mampu mengatasi hama penyakit yaitu  dengan menutupkan  mulsa plastik  hiutam perak  pada lahan bedengan. Teknologi mulsa plastic telah banyak diterapkan  oleh petani melon. plastic tersebut bagian  permukaanya  berwarna perak  metalik dan bagian bawahnya  berwarna hitam. penggunaanya dengan menutupkan  pada bedengan. Adapun manfaat penggunaan mulsa plastic ini antara lain:
1.     Penggunaan pupuk lebih efektif dan efisien.
2.     Menjaga suhu udara  dan kelembaban udara
3.     Mencegah penguapan  air yang terlalu  cepat
4.     Menekan terhadap serangan hama dan penyakit tanaman
5.     Mencegah kelongsoran  guludan akibat air hujan
6.     Mencegah pertumbuhan guilma.
Cara penanaman.
          Pesemaian dibuat  sekitar 15 hari sebelum masa tanam. Bedengan pesemaian  setiap 10 m2 membutuhkan pupuk organic 30 Kg, TSP 1 Kg, Furadan secukupnya. Kebutuha benih setiap hektarnya + 150 gram. Sebelumnya benih direndam  dengan air  selama  satu jam, kemudian direndam lagi dengan  larutan fungisida kurang lebih satu jam. Setelah perendaman  benih diangkat dan diletakkan diatas  handuk basah  yang bersih kemudian ditaruh diruang gelap  yang agak tertutup  untuk memperoleh suhu ruangan  Kurang lenih 25 Derajat Celcius.
Suhu  ini merupakan  suhu yang sangat baik  untuk pertumbuhan  kecambah melon. Bila benih sudah berkecambah  kurang lebih 2 mm  dipindah ke kantong plastic (polybag) yang sudah diisi  campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1;1;1 . Apabila kecambah telah tumbuh menjadi tanaman muda yang sudah berdaun 3-4 helai, barulah dipindahkan kelapangan. Bedengan tanaman dibuat  dengan ukuran lebar 300 cm panjang disesuikan dengan situasi dan kondisi setempat. Jarak antara bedengan 40 cm.
 Pupuk dasar terdiri dari  pupuk kandang, 9-10 ton, Za 250 Kg, KCl 100 Kg, TSP 150 Kg per hektar. dicampur pada bedengan  sampai merata. Dan tambahkan furadan 10 Kg. Selanjutnya bedengan ditutup dengan mulsa plastic, bagian samping ditutup tanah agar plastic melekat ketanah dengan erat sehingga tidak bergeser. Jarak tanam 60 x 300 cm kemudian dibuat lubang tanam  diameternya 10-12,5 cm. selanjutnya dengan menggunakan kaleng  yang bagian bibir atasnya digunting seperti gergaji. Kaleng ditekan kebawah dan  bagian gergaji terletak dibawah sehingga plastik tergores dan berlubang untuk tempat tanaman melon nantinya.
Saat tanam yang baik  yaitu pada bulan mei atau  Juni, setiap lubang ditanami  satu bibit, dan penyulaman dilakukan segera setelah  ada  bibit yang mati. kurang lebih setelah 7-10 hari penyulaman perlu dilakukan.

Pengairan
Pengairan dilakukan dengan mengairi  selokan-selokan  diantara bedengan bedengan. Dalam masa pertumbuhan pengairan dilakukan setiap dua minggu sekali. Pengairan dilakukan bila perlu  saja. Sesudah terlihat bunganya penyiraman dikurangi  kira-kira selama  2 minggu saja. Hal Ini disebabkan  kalau kebanyakan air, buahnya gampang pecah, Begitu sudah mendekati pemetikan, saat usia tanaman sekitar 55 sampai dengan 65 hari  atau satu hari sebelum panen siraman betul-betul harus dihentikan, hal ini  agar saat pengambilan buah tanah tidak terlampau becekr dan buah terasa manis  serta tahan lama.
          Pupuk susulan pertama diberikan lebih kurang  umur 15 hari setelah tanam dengan  dosis 25 Kg Za, 25 Kg Urea, 100 kg TSP. Pupuk susulan kedua sekitar 4-5 minggu setelah tanam dengan dosis  50 kg Urea, 50 kg Za, dan 50 Kg KCl per hektar yang dibenamkan disekitar tanaman dengan jarak minimal 15-20 cm dari tanaman.

Pemangkasan
Dalam bertanam melon perlu adanya pemangkasan. Pemangkasan dilakuakn  kalau udara cerah dan kering, sehingga bekas luka tak diserang oleh jamur. Pemangkasan dilakukan  ketika tanaman sudah mengeluarkan 7-8 helai daun, yang dipangkas paling awal  adalah cabang  sekunder yang dekat tanah, caranya dengan  menyisakan dua helai daun dan selanjutnya cabang cabang sekunder yang tumbuh  kemudian dipangkas dengan menyisakan dua helai  daun juga. Kalau batang  utama  sudah mencapai  20 - 25 mata ruas, baru dilakukan pangkasan pucuknya.
 Untuk memperoleh  hasil yang lebih baik kita  bisa melakukan  penyerbukan sendiri  yang caranya sebagai berikut:
Setelah bunga betina mekar, serbuk sari dari bunga jantan  diambil dengan kuas  kecil yang halus, Kemudian oleskan  pada putik bunga  betina  secara merata  dan dilakukan  secara pelan-pelan dan hati-hati. Penyerbukan dilakukan pada  pagi hari  dan paling lambat jam delapan pagi  harus sudah selesai dalam menangani perlakuan penyerbukan. Penyerbukan ini dilakukan  dengan tujuan  untuk memperoleh  hasil yang maksimal.


Pengendalian hama Penyakit.
Hama yang penting yang menyerang  tanaman melon antara lain. Aphis, Tungau merah, lalat buah, Ulat daun,  kumbang daun, caranya yaitu diberantas dengan  Insektisida  Lannate Dibrom 8 E, Bayrusil 25 EC, Malathion Kelihan. Sedangkan penyakit layu, busuk akar, karat dapat disemprot dengan menggunakan Benlate, Menzate dan lainya.
Setelah tanaman melon sudah berumur  55-65 hari maka tanaman sudah mulai dapat dipanen, yaitu kalau sudah ada tanda-tanda retak pada tangkai buah, garis pemisah  antara tangkai  dengan buahnya tampak begitu jelas, aroma buah sudah menusuk , urat nampak  lebih tegas, kalau kulit buah berurat dan jika buahnya ditepuk dengan jari tangan akan berbunyi keras.
Demikian teknik dan cara budidaya tanaman melon dengan menggunakan mulsa plastik perak hitam semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi yang memerlukannya. (m,Syah)

RESEP MEMBUAT TEMPE KEDELE


Tempe adalah merupakan menu makanan khas Indonesia, yang banyak digemari oleh kalangan masyarakat,  tempe merupakan lauk pauk yang selalu ada dalam setiap hidangan makanan kita sehari-hari, baik dalam bentuk tempe mendoan,  sambal tempe,  kering tempe atau bentuk olahan lainnya .
Tempe umumnya banyak mengandung unsur gizi protein nabatai yang dibutuhkan untuk kesehatan tubuh manusia. Bagaimana Teknik dan cara pembuatan Tempe Kedele  secara sederhana, sehingga dapat diterapkan dan dikembangkan oleh petani.

1.      Permasalahan.
a.       Kedele pada saat panen harganya relatif murah karena jumlahnya cukup tersedia banyak dikalangan petani.
b.      Kedele akan menjadi mahal harganya apabila dijual dalam bentuk olahan lain seperti tempe kedele
c.       Teknik dan cara  dalam pembuatan Tempe Kedele petani pada umumnya masih belum begitu menguasai secara benar. Bagamana Teknik dan Cara Pembuatan tempe kedele secara sederhana sehingga bisa dilakukan oleh petani

2.     Pemecahan masalah.

Berikut Ini adalah Teknik dan cara pembuatan Tempe Kedele secara sederhana;
Siapkan kacang kedelai sebanyak 1 kg.
Dan ragi tempe sebanyak 2 gram.
Cuci bersih kacang kedelai dan rendam selama 24 jam.
Setelah direndam selama 24 jam, kacang kedelai akan mekar
Mulailah meremas-remas kacang kedelai agar kulit arinya lepas.
Setelah bersih, tuangkan kacang kedelai ke dalam panci dan beri air secukupnya. Rebus kacang kedelai selama kurang lebih 30 menit. Selama kacang kedelai direbus akan muncul buih putih




Setelah direbus selama 30 menit, buang air yang tersisa di dalam panci. Kemudian, taruh kembali panci yang tinggal berisikan kacang kedelai diatas kompor. Aduk-aduk, jangan sampai hangus. Proses ini dilakukan untuk mengeringkan kacang kedelai. Jangan terlalu lama – karena kacang mudah hangus.
Tuang kacang kedelai ke wadah yang memudahkan kacang kedelai menjadi dingin.
Setelah dingin, taburkan ragi tempe sebanyak 2 gram dan aduk rata.
Siapkan plastik dengan ukuran sesuai selera. Masukkan kacang kedelai ke dalam plastik hingga ketebalan kira-kira 2-3 cm. (Kalau aku suka dibungkus pakai daun. Jauhhhh lebih nikmat.)
Tutup plastik : dapat mempergunakan cara dengan lilin. Kalau pakai daun maka diikat.
Kemudian lubangi plastik yang telah berisi kacang kedelai dengan menggunakan pisau - kira-kira 8 lubang untuk setiap sisi atas dan sisi bawah. Tambahan: Di tusuk-tusuk pakai tusuk gigi juga bisa. Kalau pakai daun tak perlu dilubangi.
Simpan tempe didalam lemari. Alas yang dipakai untuk menyimpan adalah rak lemari es yang diganjal bagian bawahnya, sehingga ada sirkulasi udara. Diamkan selama kurang lebih 36 jam.
Perhatian : Menurut pengalaman seorang teman, untuk yang merantau di negara yang mengalami suhu dingin, tempe kadang dibalut dengan handuk, agar lebih hangat sebelum dimasukan ke dalam lemari.
Tempe siap diolah. Kalau lewat jenuh sedikit, enak digoreng gandum asin. Kalau lewat-lewat jenuh agak lumayan, enak untuk bumbu sayur gori atau nangka muda.
Demikian Teknik dan cara pembuatan tempe kedele secara sederhana, semoga dapat diterapkan dikalangan petani sebagai penambah pengetahuan dan keterampilan yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan  pendapatan dan kesejahteraan  petani .( M.Syah)